Di Negara Ini Kompetisi Sepak Bola Masih Berjalan Meski Ada Pandemi Virus Corona

Eko Isdiyanto Rabu, 1 April 2020 | 15:38 WIB
Proses terjadinya gol pertama timnas Jerman ke gawang timnas Belarusia yang dicetak oleh Matthias Ginter pada matchday ke-9 Grup C Kualifikasi Euro 2020, Sabtu (16/11/2019). (TWITTER.COM/DFB_TEAM_EN)

BolaStylo.com - Kompetisi sepak bola di Belarusia masih tetap berjalan di tengah pandemi virus corona yang sudah memakan puluhan ribu korban jiwa di dunia.

Menjadi satu-satunya negara di dunia yang masih menggelar kompetisi sepak bola di tengah pandemi COVID-19 atau virus corona.

Hal ini menarik perhatian Asosiasi Pemain Sepak Bola Profesional Seluruh Dunia, Fifpro yang melontarkan sindiran.

Fifpro terus terang tidak dapat memahami bahwa kompetisi sepak bola profesional masih bergulir di Belarusia di tengah pandemi virus corona.

Dilansir BolaStylo.com dari BBC, bisa dikatakan Belarusia menjadi satu-satunya negara di Eropa yang masih memainkan pertandingan sepak bola di kompetisi resmi.

Baca Juga: Masih Ingat Rustu Kiper Timnas Turki? Kondisinya Saat Ini Kritis Karena Virus Corona

Menurut laporan BBC, sebanyak delapan pertandingan dalam lanjutan Liga Primer Belarusia akan digelar pada akhir pekan ini.

Menyusul hal itu Sekretaris Jenderal Fifpro, Jonas Baer-Hoffmann mengimbau agar Belarusia diberi peringatan dan melakukan penghentian kompetisi seperti yang sudah dilakukan banyak negara.

Ia mengaku tidak dapat memahami apa yang ada di benak otoritas penyelenggara kompetisi sepak bola di Belarusia yang tetap menggelar pertandingan.

"Kami mengimbau agar segera diambil langkah-langkah peringatan yang sama, yang telah diterapkan untuk penghentian kompetisi," ucap Jonas Baer-Hoffmann.

Baca Juga: Martunis Langsungkan Pernikahan di Tengah Pandemi Virus Corona, Cristiano Ronaldo Tidak Datang

"Ini sama sekali tidak dapat dipahamai bagaimana mungkin ini masih bisa terjadi," imbuhnya.

Ia juga sedikit menyentil aturan yang diterapkan mengenai kompetisi liga di tengah pandemi virus corona yang berbeda engan negara lain.

"Mengapa aturan yang diberlakukan di sana terlihat jauh berbeda dengan yang diterapkan di seberang perbatasan, saya kira tidak ada yang bisa menjelaskan," ujar Jonas.

"Jadi, semua orang waras memberi tahu Anda bahwa mereka perlu menerapkan standar aturan yang sama, kami akan melakukan lobi untuk itu," imbuhnya.

Baca Juga: Idolakan Valentino Rossi, Nenek 102 Tahun Sembuh dengan Sendirinya dari Virus Corona!

Sementara itu, pihak operator Liga Belarusia disebut telah bekerja sama dengan banyak jaringan penyiaran di 10 negara, termasuk Rusia, Israel dan India.

Meskipun Fifpro tidak memiliki serikat anggota di negara tersebut, pihaknya tetap akan melobi FIFA dan UEef UE terkait masalah tersebut.

Sabtu pekan lalu, digelar laga derbi antara FC Minsk melawan Dinamo Minsk, pertandingan yang digelar di Ibukota Belarus ini disaksikan setidaknya 3.000 orang.



Source : bbc.com,bolastylo.bolasport.com
Penulis : Eko Isdiyanto
Editor : Eko Isdiyanto
Video Pilihan