Berniat melakukan stepover sambil menggiring bola, Ronaldo tiba-tiba jatuh dan mengerang kesakitan di atas lapangan.
Dilansir BolaStylo.com dari Sport Bible, lebih parah dari cedera tendon sebelumnya, Ronaldo mengalami robek tendon para tempurung lututnya.
Baca Juga: Sang Ibu Pacari Gamer Berusia 22 Tahun, Neymar Punya Bapak Baru?
Para pemain Inter Milan dan Lazio segera mendekat dan mencoba memaksa tim medis untuk segera masuk ke lapangan.
Di saat yang bersamaan Ronaldo berteriak keras mengerang kesakitan, para penonton di stadion Olimpico pun terhenyak.
Between 1994 and 1999, Ronaldo Nazário scored 115 goals in 134 games before his first knee injury. One of the best strikers of all-time. pic.twitter.com/e08TtF0pEm
— FourFourTweet (@FourFourTweet) August 24, 2018
Ronaldo yang langsung diberi perawatan mendapat apresiasi dari para penonton di Stadion Olimpico yang memberinya tepuk tangan.
Di tahun 2018 kepada FourFourTwo, mantan fisioterapis Ronaldo, Nilton Petrone menjelaskan kondisi Ronaldo pada saat itu.
Baca Juga: Viral karena Covid-19, Yuk Buat Sendiri Minuman Empon-empon!
Source | : | sportbible.com |
Penulis | : | Eko Isdiyanto |
Editor | : | Eko Isdiyanto |