Marc Marquez Nekat Balapan Usai Operasi, Sengaja Serang Psikologis Lawan?

Aziz Gancar Widyamukti Rabu, 29 Juli 2020 | 06:05 WIB
Pembalap Repsol Honda, Marc Marquez, ketika melakoni sesi latihan bebas MotoGP Spanyol di Sirkuit Jerez, Spanyol, 17 Juli 2020. (HONDA RACING CORPORATION)

Meski begitu, aksi nekat Marc Marquez mampu mengundang perhatian dari publik, termasuk pengamat MotoGP, Carlo Penat.

Pria asal Italia itu sendiri mendukung keputusan Marc Marquez untuk tampil pada sesi MotoGP Andalusia 2020.

Baca Juga: Terselamatkan dari Pensiun, Valentino Rossi: Yamaha Beri Saya Karier 10 Tahun Lagi!

Menurutnya, Marc Marquez sengaja melakukan hal itu untuk mempermainkan sisi psikologis lawannya.

"Pertama-tama, saya ingin mengatakan suatu hal tentang Marc Marquez, saya setuju dengan langkah yang telah dia buat," kata Carlo Pernat, dilansir BolaStylo.com dari BolaSport.com.

"Itu bukanlah hal yang bersifat praktis melainkan lebih ke dalam sebuah manuver psikologis, dia ingin menunjukkan kepada semua bahkan tank pun tidak bisa berhenti," ucap Pernat.

Pengamat MotoGP, Carlo Pernat mengungkapkan strategi melawan Marc Marquez merupakan langkah bunuh diri kepala tim Repsol Honda, Alberto Puig.

Pernat menambahkan, bahwa usaha yang dilakukan Marc Marquez telah berhasil menjadi pusat perhatian meski tidak tampil pada sesi balapan utama.

"Dia muncul untuk menghadirkan sebuah pukulan psikologis untuk para pembalap lainnya, dia tidak bisa balapan dan dia tahu tidak bisa melakukannya," ucap Carlo Pernat lagi.

"Saya yakin dia tahu tidak bisa balapan, dia melakukan comeback yang luar biasa seminggu setelah kecelakaan dan itu merupakan kejutan bagi semua orang."



Source : BolaSport.com
Penulis : Aziz Gancar Widyamukti
Editor : Aziz Gancar Widyamukti
Video Pilihan