Mike Tyson Ingin Menghabisi Nyawa Petinju Ini Karena Bernafsu Membunuh Muhammad Ali

Eko Isdiyanto Rabu, 30 Desember 2020 | 17:00 WIB
Aksi Mike Tyson (kanan) ketika menghadapi juara tinju kelas berat WBC, Trevor Berbick, dalam pertandingan di Las Vegas Hilton, Paradise, Nevada, Amerika Serikat, 22 November 1986. (TWITTER.COM/BOXINGNEWSED)

BolaStylo.com - Trevor Berbick menjadi satu-satunya orang yang benar-benar ingin dibunuh oleh Mike Tyson karena Muhammad Ali.

Keinginan membunuh Trevor Berbikc ingin dilakukan Mike Tyson dalam duel perebutan gelar juara dunia tinju kelas berat WBC pada 22 November 1986.

Kala itu Mike Tyson muncul sebagai penantang setelah Trevor Berbick berhasil merengkuh gelar juara dunia kelas berat dari tangan Pinklon Thomas.

Menggila di usianya yang masih sangat muda, Mike Tyson sukses mengalahkan Trevor Berbick lewat TKO di ronde kedua pertarungan.

Ada campur tangan Muhammad Ali dalam keinginan Tyson untuk bisa membunuh Berbick dalam laga tersebut.

Baca Juga: Ketika Mike Tyson Kehilangan Kontrol, Fans Sendiri Pun Bisa Disikat!

Si Leher Beton itu ingin membalas kekalahan Ali dari Berbick yang dianggap telah membuat menderita The Greatest sepanjang 10 ronde pada 11 Desember 1981.

Hal ini diakui Tyson dalam sebuah wawancara bersama Vlad TV, ia tak menampik jika memiliki keinginan untuk membunuh Berbick karena sangat marah.

Tyson tak dapat berdiam diri terlalu lama setelah melihat Berbick menyiksa Ali dengan segenap kekuatan yang dimiliki.

Bahkan menurutnya, Berbick seolah ingin membunuh Ali di pertandingan tersebut hingga menyulut amarah Tyson.

Baca Juga: VIDEO - Momen Mike Tyson Pamer Putranya Membuang Warisannya yang Hebat

Legenda tinju dunia, Mike Tyson, menceritakan satu sosok yang disebutnya berjasa karena memiliki pukulan buas. Sosok itu adalah Cus D'Amato.

"100 persen balas dendam untuk Ali, tak diragukan lagi. Saya ingin membunuh dia (Berbick)," ucap Mike Tyson.

"Dia memukul Ali sangat keras dengan semua yang dimiliki, padahal Ali sudah tidak berdaya. Dia berusaha membunuh Ali.

"Saya katakan, oh, saya sudah tidak sabar melawan orang ini." imbuhnya.

Bagi Tyson, sepanjang karier tinjunya Berbick adalah sosok petinju yang suka membully lawan di atas ring.

Baca Juga: Hanya Ingin Keren, Tato di Wajah Mike Tyson Malah Percikan Amarah Suku Maori

Nahas di akhir hayatnya, Berbick meninggal dunia di tangan keponakannya sendiri ppada 28 Oktober 2006 karena masalah properti.

"Saya tidak tahu apa yang terjadi (kematian Berbick), tapi dari pengalaman saya dengan Berbick dan orang-orangnya, dia seorang pembully," ujar Tyson.

"Jadi, Anda harus berhati-hati dengannya." imbuhnya.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by BolaStylo (@bolastylo)



Source : ibtimes
Penulis : Eko Isdiyanto
Editor : Eko Isdiyanto
Video Pilihan