All England Open 2021 - Isi Email NHS yang Bikin Indonesia Didepak BWF

Eko Isdiyanto Kamis, 18 Maret 2021 | 09:59 WIB
Begini latihan Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan dan ganda putra Indonesia lain untuk meningkatkan daya tahan otot. (RAPHAEL SACHETAT/BADMINTON PHOTO)

BolaStylo.com - Email dari National Health Service (NSH) yang menjadi penyebab tim Indonesia dipaksa mundur BWF dari gelaran All England 2021.

Sesuai dengan penjelasan Ricky Soebagja lewat video yang diunggah akun Instagram resmi PBSI, tim Indonesia dipaksa mundur dari All England 2021 usai mendapat Email.

Email tersebut dikirim dari NSH yang berada di bawah penguasaan Pemerintah Inggris, juga badan khusus yang menangani Covid-19 di Negeri Ratu Elizabeth.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Badminton Indonesia (@badminton.ina)

Dimana setelah diketahui mendapat Email dari NSH, para wakil Indonesia yang tengah berlaga di babak pertama All England 2021 dijemput dan dibawa kembali ke hotel.

Padahal, menurut penuturan Ricky Soebagja masih ada beberapa wakil yang menanti giliran untuk bertanding pada babak tersebut.

Baca Juga: All England Open 2021 - Diduga Satu Pesawat dengan Tim Indonesia, Tunggal Putri Turki Jadi Sasaran Netizen

Seiring penjemputan itu, selutuh tim Indonesia diminta untuk menjalani isolasi mandiri selama 10 hari sesuai dengan isi Email yang didapat dari NHS.

Disebutkan juga bahwa BWF, meskipun sebagai federasi yang bertanggung jawab atas semua hal di gelaran All England 2021 tak dapat berbuat banyak.

Karena perintah isolasi mandiri untuk tim Indonesia langsung turun dari Pemerintah Inggris melalui NSH yang juga merupakan badan khusus penanganan Covid-19.

"Anda telah diidentifikasi kontak dengan seseorang yang baru-baru ini dites positif Covid-19. Jadi, Anda harus tinggal di rumah dan mengisolasi diri hingga 23 Maret," bunyi Email NHS.

Baca Juga: All England 2021, Kevin Sanjaya dkk Diperlakukan Tak Adil, Masyarakat Indonesia Pertanyakan Hal Ini ke BWF

Kutipan isi Email NHS kepada wakil Indonesia di All England 2021 hingga berujung didepak dari turnamen.

"Anda harus melakukan ini, bahkan jika Anda tidak memiliki gejala atau menerima hasil negatif saat dites." demikian bagian bunyi email dari NHS tersebut.

Penerbangan dari Turki menjadi biang kerok munculnya masalah ini, di mana salah satu penumpang Turkish Airways yang ditumpangi tim Indonesia positif terpapar Covid-19.

Bukan dari tim Indonesia, melainkan sesuai dengan keterangan Ricky, pemerintah Inggris enggan membuka identias penumpang yang terpapar Covid-19 tersebut.

Kabar ini tentu membuat banyak pihak geram, tak hanya para pemain yang sudah memeprsiapkan dengan matang All England, tapi juga para penggemar.

Baca Juga: All England Open 2021 - Beda Kasus Tim Indonesia, India dan Denmark Soal Covid-19

Sesuai dengan rilis resmi BWF, tim Indonesia tidak akan melanjutkan pertandingan All England 2021 dan harus menjalani isolasi mandiri.

Untuk wakil Indonesia yang sudah lolos ke babak kedua, BWF memberi kemenangan pada lawan mereka dan menyatakan wakil Tanah Air kalah WO.

Sementara itu, PBSI melalui Ricky Soebagja juga tengah mencari solusi terbaik dengan menghubungi Kedutaan Besar Repbulik Indonesia (KBRI) di Inggris.

Ia mengakui keputusan BWF mendepak Indonesia dari turnamen sangat mengecewakan, meskipun tak dapat dipungkiri jika federasi hanya mengikuti perintah pemerintah setempat.

Baca Juga: Wakil Indonesia Dipaksa Mundur, All England, Shame On You Trending

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by BolaStylo (@bolastylo)



Source : Kompas.com
Penulis : Eko Isdiyanto
Editor : Eko Isdiyanto
Video Pilihan