MotoGP Spanyol 2021- Rekan Valentino Rossi Angkat Bicara Soal Kebrutalan Netizen yang Bikin Vinales Tutup Akun

Ananda Lathifah Rozalina Jumat, 30 April 2021 | 18:30 WIB
Pembalap Petronas Yamaha SRT, Franco Morbidelli, jelang balapan MotoGP Doha 2021 di Sirkuit Losail, Minggu (4/4/2021). (MOTOGP.COM)

BolaStylo.com - Rekan setim Valentino Rossi, Franco Morbidelli angkat bicara soal cyberbullying yang menimpa para pembalap.

Selain risiko kecelakaan dan kehilangan nyawa di lintasan balap, para pembalap MotoGP juga harus menanggung dampak buruk kepopuleran mereka.

Memiliki nama yang populer, membuat para pembalap mau tak mau menarik publik memperhatikan sikap mereka.

Hal ini bisa menjadi boomerang yang akhirnya menyerang mereka sendiri jika tengah dalam keadaan kurang baik seperti yang terjadi pada Maverick Vinales beberapa waktu lalu.

Pembalap Yamaha itu diketahui memilih menutup akun Twitternya karena ribut dengan netizen di media masa.

Vinales yang terus berdebat dan menerima komentar negatif karena dituding mengancam Dorna Sports akibat hasik buruk di MotoGP Portugal itu akhirnya memilih menutup akun medsos pribadinya.

Selain Vinales, pembalap lain yakni Jack Miller juga pernah jadi korban pedasnya jari tangan netizen di media sosial.

Terkait masalah di media sosial itu, Franco Morbidelli angakt bicara.

Ia ikut menyayangkan atas segala yang terjadi, karena para pembalap itu harus menerima kebencian dari orang-orang yang hanya ingin melampiaskan rasa frustasi mereka.

"Yeah, aku menyadari bahwa Maverick menyingkirkan Twitter. Saya ikut sedih karena itu sangat memalukan. Beberapa orang hanya ingin melepaskan kebencian dan mereka memilih pria besar, seorang (yang memiliki) imej besar seperti Maverick dan mereka hanya melempar rasa frustasi mereka di kasus ini karena tanpa peduli tentang cara mereka menyampaikan pesannya," tutur Morbidelli.

"Itu adalah sebuah hal buruk untuk dilihat, itu hal buruk untuk dilihat biasanya yang tampaknya menjadi hal yang biasa sekarang," tambahnya.

Morbidelli juga menyayangkan perundungan di media sosial oleh beberapa orang itu membuat Vinales memutus komunikasi dengan penggemarnya di Twitter.

"Aku menyayangkan tentang itu, dan menyayangkan bahawa Maverick memotong koneksi dengan penggemarnya paling tidak di Twitter karena aksi beberapa orang bodoh atau orang tak sopan," geramnya.

Ia lantas berharap agar Maverick Vinales bisa menstabilkan kembali hubungannya dengan penggemar.

Sementara itu, Morbidelli sendiri mengaku tidak pernah merasakan dirundung di media sosial.

Meski ia kerap membaca komentar netizen, ia hanya menemukan komentar lucu yang kadang membuatnya tertawa.

Ia hanya berharap tak ada lagi penggemar dengan komentar yang melewati batas dan menyakiti para pembalap.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by BolaStylo (@bolastylo)

 



Source : Crash.net
Penulis : Ananda Lathifah Rozalina
Editor : Ananda Lathifah Rozalina
Video Pilihan