Drama Ambyarnya Kesepakatan Messi dan Barcelona, Blaugrana Disebut Khianati La Pulga Hingga Ayahnya Meradang

Ananda Lathifah Rozalina Sabtu, 7 Agustus 2021 | 20:00 WIB
Lionel Messi bersalaman dengan Presiden Barcelona, Joan Laporta. (TWITTER.COM/INFOSFCB)

BolaStylo.com - Drama ambyarnya kesepakatan antara Lionel Messi dan Barcelona kini memasuki babak baru usai ada isu pengkhianatan dari kubu Blaugrana.

Messi dan Barcelona mengejutkan banyak pihak karena akhirnya tak kembali menjalin kerjasama.

Padahal, dua pihak ini santer dikabarkan akan rujuk kembali usai Messi merampungkan kewajibannya berkompetisi dengan Timnas Argentina di Copa Amerika.

Sayang, Barcelona tiba-tiba mengkonfirmasi jika mereka dan Messi tidak akan menjalin kerja sama lagi karena masalah finansial dan regulasi Liga Spanyol.

"Walau FC Barcelona dan Lionel Messi mencapai kesepakatan dan niat jelas dari kedua belah pihak untuk menandatangani kontrak hari ini, hal tersebut tak dapat tercapai karena rintangan finansial dan struktural (regulasi Liga Spanyol)," tulis pernyataan Barcelona pada 6 Agustus 2021 lalu.

"Sebagai akibat dari situasi ini, Messi tak akan bertahan di FC Barcelona."

"Kedua belah pihak menyesali dengan sangat bahwa keinginan pemain dan klub pada akhirnya tak bisa terwujud."

"FC Barcelona dengan sepenuh hati mengekspresikan rasa terima kasih kepada sang pemain atas kontribusinya terhadap kemajuan klub dan mendoakan yang terbaik baginya untuk masa depan dalam kehidupan pribadi dan profesional."

Namun, beberapa waktu usai kesepakatan itu diumumkan rupanya ada kabar kurang sedap yang tersebar.

El Chiringuito melaporkan beberapa detail kenapa kontrak Messi dan Barcelona bisa ambyar begitu saja.

Menurut El Chiriguito, Messi dan ayahnya sejatinya sudah bertemu dengan pihak klub dan berniat menandatangani kontrak baru.

Messi juga sudah setuju dengan adanya pemotongan gaji sebanyak 40 persen.

Namun, tiba-tiba pihak Barcelona menginginkan Messi berkorban lebih banyak lagi soal gajinya.

Barcelona ingin Messi mengurangi gajinya sebanyak 70 persen bukannya 40 persen seperti yang disepakati sebelumnya.

Hal ini pun membuat ayah Messi, Jorge Messi selaku agen merasa frustasi dan tidak bisa menahan emosinya.

Ayah Messi meradang dan tidak bisa menahan kata-kata terkejutnya pada wakil presiden Barcelona, Rafael Yuste.

"Apakah kamu melakukan ini pada kami? saya tidak mengira ini dari kamu," kurang lebih begitu kalimat yang diutarakan Jorge Messi.

Ayah Messi juga menuding Joan Laporta hanya menggunakan Messi untuk memenangkan pemilihan presiden beberapa waktu lalu.

Kala itu, Joan Laporta memang menjanjikan akan membuat Messi tetap bertahan di Barcelona jika dia terpilih menjadi presiden klub.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by BolaStylo (@bolastylo)

 



Source : Marca
Penulis : Ananda Lathifah Rozalina
Editor : Ananda Lathifah Rozalina
Video Pilihan