Stop Makan Timun Berlebihan di Malam Hari! Bisa Memperparah Penyakit Ini

Reno Kusdaroji Jumat, 10 September 2021 | 19:25 WIB
Makan timun di malam hari (istock)

BolaStylo.com - Timun atau mentimun yang dikenal menyehatkan juga bisa mengancam kesehatan jika dikonsumsi berlebihan terutama saat malam hari.

Timun, yang mudah ditemukan dalam berbagai menu makanan harian memiliki beragam manfaat bagi kesehatan tubuh.

Pasalnya, sayuran hijau satu ini kaya serat, mineral, dan rendah kalori yang membuatnya baik dikonsumsi tubuh.

Selain itu, timun mengandung banyak nutrisi penting seperti Vitamin C, Vitamin K, magnesium, mangan, serta kalium.

Mentimun juga kaya akan antioksidan seperti flavonoid, tanin, dan triterpen yang bagus dikonsumsi untuk meningkatkan imunitas atau sistem kekebalan tubuh.

Hal ini membuat timun ampuh mencegah penyakit kronis seperti diabetes tipe 2, peradangan, dehidrasi, kanker, obesitas, penyakit jantung dan kardiovaskular.

Namun di balik segala kebaikan dan manfaat timun, ia juga bisa mendatangkan malapetaka jika dikonsumsi secara berlebihan terutama pada malam hari.

Baca Juga: Mudah & Murah, Makan Timun di Malam Hari Bisa Hilangkan 4 Penyakit Ini

Sama seperti sayuran dan buah-buahan lainnya, timun tidak baik dikonsumsi dalam jumlah yang berlebihan.

Salah satu alasannya adalah karena satu timun saja sudah memiliki kandungan air yang sangat tinggi, sekitar 96 persen.

Kandungan air yang tinggi membuat makan timun di malam hari hanya akan mendatangkan rasa tak nyaman ketika tidur karena keinginan untuk buang air kesil.

Hal ini hanyalah bahaya ringan dari makan timun di malam hari.

Baca Juga: Berani Coba Oleskan Timun ke Ketiak, Siap-siap Rasakan Manfaat Luar Biasa Ini

Untuk mencegahnya, sebaiknya Anda tidak meminum terlalu baiak air setelah makan timun di malam hari.

Mengingat, timun dapat membantu mengatasi beberapa masalah kesehatan jika dikonsumsi saat malam hari.

Lebih dari itu, makan timun di malam hari terutama secara berlebihan akan memperparah kesehatan orang yang memiliki kondisi gula darah tinggi.

Misalnya orang yang memiliki potensi penyakit diabetes dan penyakit jantung.

Baca Juga: Viral! Manfaat Masker Timun untuk Wajah Tampil Bersinar Secara Alami

Bagi Anda yang sedang menjalani pengobatan diabetes tidak disarankan makan timun, dilansir dari Hello Sehat.

Hal ini berkaitan dengan efek timun yang ampuh untuk menurunkan gula darah.

Jika Anda mengonsumsi mentimun terlalu banyak saat masa pengobatan, maka bisa saja gula darah langsung merosot turun.

Parahnya, hal ini beresiko terhadap komplikasi diabetes seperti hipoglikemia atau gula darah rendah.

Hipoglikemia sering dialami oleh orang penderita diabetes akibat obat-obatan yang dikonsumsi.

Di mana hal tersebut bisa bertambah buruk jika Anda mengonsumsi timun dalam jumlah yang banyak.

Baca Juga: Wajib! Konsumsi Sayuran Ini Usai Makan Sate untuk Cegah Kanker

Konsultasikan kembali kepada dokter untuk mengetahui menu makanan yang tepat bila Anda memilki kondisi kesehatan tertentu seperti alergi dan sebagainya.

Mengonsumsi timun di malam hari memang menyehatkan, namun tetap harus dikontrol dengan makan secukupnya.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by BolaStylo (@bolastylo)



Source : kompas,Hello Sehat,aladokter.com
Penulis : Reno Kusdaroji
Editor : Reno Kusdaroji
Video Pilihan