MotoGP Aragon 2021 - Kalah dari Anak Didik Rossi, Marc Marquez Melihat Versi Dovizioso yang Lebih Baik

Reno Kusdaroji Senin, 13 September 2021 | 15:00 WIB
Keok sama murid Valentino Rossi, Francesco Bagnaia di MotoGP Aragon 2021, kok Marc Marquez bawa-bawa nama Andrea Dovizioso. (MotoGP.com)

BolaStylo.com - Marc Marquez melihat versi Andrea Dovizioso lain dalam diri murid Valentino Rossi, Francesco Bagnaia yang mengalahkannya di MotoGP Aragon 2021.

Pertarungan pembalap Repsol Honda, Marc Marquez dengan Francesco Bagnaia (Ducati Lenovo) mewarnai hasil akhir balapan MotoGP Aragon 2021.

Pada akhirnya, Francesco Bagnaia sukses mengalahkan Marc Marquez untuk menandai kali pertama ia menjadi juara di kelas utama MotoGP.

Pecco finish sebagai juara MotoGP Aragon 2021 dengan raihan waktu 41 menit 44,422 detik, selisih 0,673 detik dari Marc Marquez di podium kedua.

Mengingat Pecco merupakan jebolan dari VR46 academy, hasil GP Aragon membuat Valentino Rossi bahagia atas pencapaian anak didiknya itu.

Sementara itu, hal berbeda diungkapkan Marc Marquez yang dikalahkan Pecco lewat pertarungan sengit hingga bertukar posisi pertama 14 kali dalam tiga lap terakhir.

Marc Marquez nampaknya mengakui kekalahannya dari Pecco, bahkan ia memuji murid Valentino Rossi itu setinggi langit karena membandingkannya dengan Andrea Dovizioso.

Baca Juga: MotoGP Aragon 2021 - Suara Hati Valentino Rossi Usai Anak Didiknya Juara!

Pada MotoGP Aragon 2021, Marc Marquez mampu mempelajari Francesco Bagnaia sepanjang balapan dan terlihat dalam posisi yang baik untuk menyalipnya berulang kali.

Namun setiap kali Marquez berusaha memimpin, anak didik Rossi mampu mengambil alih di tikungan keluar, seperti mantan rivalnya di Ducati, Andrea Dovizioso.

Gambaran pertarungan sengit itu membuat Marc Marquez membandingkan kehebatan Pecco dengan pendahulunya di Ducati, Andrea Dovizioso.

Tak main-main, Baby Alien bahkan menyebut Pecco merupakan versi yang lebih baik dari Andrea Dovizioso.

Baca Juga: MotoGP Aragon 2021 - Rossi Sukses Hipnotis Anak Didiknya Menjadi Juara

"Saya mencoba menganalisis di mana dia (Pecco) cepat, di mana titik lemahnya, tetapi tidak ada titik lemah." kata Marc Marquez dilansir dari Crash.net.

"Dari semua trek balap dia cepat, saya bertarung berkali-kali melawan Dovizioso.

"(Kini) Pecco sama seperti Dovizioso, tetapi dengan kecepatan sudut yang lebih kencang," tegasnya.

Meski gagal menjadi juara, Marc Marquez tetap merasa senang karena melaluinya dengan pertarungan sengit.

Baca Juga: Hasil MotoGP Aragon 2021 - Murid Rossi Bikin Marquez Mati Kutu

Apalagi, baik Marc Marquez dan Francesco Bagnaia sempat mengalami kecelakaan ringan saat sesi latihan pada hari Jumat (10/9) dan Sabtu (11/9) pekan kemarin.

"Tentu saja, saya senang berada di podium dengan tempat kedua ini karena kami datang dengan dua kecelakaan berturut-turut." lanjutnya.

"Kecelakaan (membuat) sulit untuk mendekati balapan seperti ini, untuk menjadi cepat dan tentu saja saya tidak ingin membuat kesalahan lagi.

"Pada awalnya saya mencoba untuk mengikuti Pecco dan saya paham dia mengendarai dengan sangat baik (bahkan) sebelum memberikan segalanya pada pertarungan terakhir.

"Saya memberikan semua yang saya miliki dan dia melakukan balapan yang luar biasa, jadi selamat untuk Pecco. Ini motivasi ekstra bagi kami di tahun yang sulit.

"Tapi, hasil seperti ini bahkan seperti ini, meski berkendara dengan beberapa kesulitan, kami mampu bertarung dengan para pebalap top." pungkasnya.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by BolaStylo (@bolastylo)



Source : MotoGP.com,Crash.net
Penulis : Reno Kusdaroji
Editor : Reno Kusdaroji
Video Pilihan