Olimpiade Tokyo - Deretan Pebulutangkis Tunggal Putra Ini Siap Jadi Kuda Hitam!

Sumakwan Wikie Riaja Sabtu, 3 Juli 2021 | 18:50 WIB
Olimpiade Tokyo 2020 (sott.net)

Jonathan Christie

Salah satu pebulutangkis andalan tunggal putra Indonesia ini dapat dimasukan ke dalam daftar pemain yang menjadi kuda hitam di ajang Olimpiade Tokyo 2020.

Jonathan sendiri memiliki prestasi terbaik ketika berhasil meraih medali emas Asian Games 2018 di Jakarta setelah berhasil mengalahkan Chou Tien Chen di babak final dengan skor 21-18, 20-22, 21-15.

Pebulu tangkis yang akrab dipaggil Jojo ini tentu siap tampil dengan sebaik-baiknya untuk meraih emas bagi Indonesia.

Mengigat, Indonesia sudah puasa medali emas sektor tunggal putra Olimpiade selama 17 tahun lamanya.

Terakhir kali, Indonesia meraihnya melalui Taufik Hidayat menjadi para Olimpiade Yunani 2004 silam.

Baca Juga: Rumor Transfer- Barcelona Siap Pinang Mikkel Damsgaard dari Sampdoria!

Ng Ka Long Angus

Tunggal putra Hong Kong, Ng Ka Long Angus.

Dengan mengawali tahun 2021 sebagai finalis Yonex Thailand Open membuat nama pebulutangkis asal Hongkong satu ini patut diperhitungkan.

Pasalnya, Ng Ka Long kerap mengejutkan dengan mengalahkan nama-nama besar tunggal putra terbaik dunia dalam kejuaraan super series maupun grand-pix gold.

Pebulutangkis andalan Hongkong ini pun diharapkan dapat memberikan kontribusi terbaik untuk meraih juara di ajang Olimpiade Tokyo 2020 nanti.

Baca Juga: Spinazzola Jadi Korban Kemenangan Italia, Sang Putra Sempat Beri Kekuatan!

Wang Tzu Wei

Tunggal putra Taiwan, Wang Tzu Wei

Nama pebulutangkis asal Chinese Taipei berikut sempat naik pada periode musim terakhir-terakhir ini.

Dengan menduduki peringkat 10 dunia saat ini, Wang Tzu Wei tentu siap tampil prima untuk menunjukan kemampuannya di Olimpiade Tokyo 2021.

Baca Juga: Kegiatan Olahraga Sederhana Dirumah Untuk Tingkatkan Kekebalan Tubuh Manusia

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by BolaStylo (@bolastylo)



Source : bwfbadaminton.com
Penulis : Sumakwan Wikie Riaja
Editor : Ananda Lathifah Rozalina
Video Pilihan