Coach Rahmad Darmawan, Beri Komentar Kompetisi Liga 1 Sebagai Penunjang Roda Ekonomi!

Sumakwan Wikie Riaja Kamis, 8 Juli 2021 | 12:23 WIB
Rahmad Darmawan saat di rumah duka almarhum Ricky Yacobi di Bintaro, Tanggerang Selatan (MUHAMMAD ALIF AZIZ MARDIANSYAH/BOLASPORT.COM)

BolaStylo.com - Pelatih Madura United, Rahmad Darmawan, menilai kompetisi Liga 1 dapat memberikan dampak positif dengan ikut mempercepat berputarnya roda ekonomi.

Rahmad Darmawan agaknya punya pandangan sedikit berbeda terkait penyelenggaraan Liga 1 di tengah situasi pandemi covid-19 di Indonesia.

Dilansir dari tribunnews.com, Rahmad Darmawan menyatakan jika gelaran sepak bola sejatinya bisa membantu ekonomi karena bidang sektor pariwisata akan ikut berjalan.

Pasalnya, tim-tim sepak bola akan menggunakan hotel untuk menginap dan membutuhkan makanan yang secara otomatis akan menggerakkan roda ekonomi di kota yang digunakan untuk tempat bertanding.

"Terutama bidang pariwisata, karena kami pakai Hotel, lalu juga untuk pemenuhan sisi kebutuhan makanan di kota itu, jadi menggerakkan ekonomi," kata Rahmad Darmawan.

Sementara itu, penundaan komptesisi Liga 1 hingga akhir Agustus dinilai mantan pelatih Timnas U-23 Indoneisa itu sebagai bagian dari empati terhadap keadaan yang ada.

Karena menurut pelatih 54 tahun itu kompetisi Liga 1 sejatinya bisa diselenggarakan kapan saja. 

Baca Juga: Dusan Tadic Tolak Tawaran Kepindahannya ke AC Milan!

"Sekarang ini kan kami semacam menghormati, harus juga ada sikap empati, sikap empati itu yang lebih ke depan daripada dampak dari pertandingan bola dilanjutkan itu sebenernya gak signifikan. Soal kapan dimulai, sebenarnya kapanpun bisa, gak ada masalah," jelasnya.

Menurutnya, Kompetisi yang bergulir ditengah pandemi tak akan berdampak langsung pada peningkatan kasus Covid-19.

Lantaran kompetisi Liga 1 Indonesia akan berjalan tanpa penonton serta operator kompetisi menerapkan protokol kesehatan yang cukup ketat.

Seperti diketahui sebelumnya, pada piala Menpora 2021 lalu, official klub dan seluruh pemain wajib melakukan swab test sebelum dan sesudah pertandingan.

Baca Juga: Jelang Olimpiade Tokyo 2020 - The Daddies Ungkap Lawan yang Perlu Diwaspadai!

Serupa dengan piala menpora, format kompetisi Liga 1 kali ini berjalan dengan sistem series sehingga tingkat penyebaran virus kemungkinan akan sangat kecil.

Selain itu, Rahmad Darmawan juga merasa jika bergulirnya kompetisi sepak bola nasional akan menjadi hiburan bagi semua orang yang tengah berada di rumah saja.

"Sebetulnya efek dari tim sendiri dan juga efek dari digelarnya kompetisi untuk masyarakat, saya rasa sebetulnya gak ada. Malah justru sepak bola membantu memberi hiburan yang sehat kepada mereka yang sedang di rumah. Malah justru sepak bola membantu memberi hiburan yang sehat kepada mereka yang sedang di rumah," kata RD.

Bukan tanpa alasan, prokes ketat pada gelaran piala Menpora 2021 merupakan sebuah cerminan bahwa kompetisi tersebut tidak berdampak pada peningkatan kasus covid-19.

Baca Juga: Konami Hentikan Kontrak Antoine Griezmann Akibat Video Kontroversialnya

Terakhir, dirinya pun menjelaskan bahwa kompetisi Liga 1 dapat dikontrol dengan baik melalui prokes, sehingga hal itu tidak akan menjadi masalah bagi klub peserta lainnya.

"Aktivitas sepak bola ini aktivitas yang sangat terkontrol, kompetisi sangat dikontrol, kami setiap akan ada pertandingan, harus melakukan swab antigen, atau PCR." tambahnya.

"Yang masuk stadion kan hanya pemain saja, dan semua dalam kontrol, dalam prokes yang bener-bener ketat, seperti kemarin di Piala Menpora, sebetulnya juga tidak ada masalah," tutupnya.

Baca Juga: Daftar Pemain dengan Cedera Termahal, Eden Hazard Nomor 1, Anak Kesayangan PSG Tempati Posisi Ini

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by BolaStylo (@bolastylo)



Source : tribunnews
Penulis : Sumakwan Wikie Riaja
Editor : Ananda Lathifah Rozalina
Video Pilihan