Stop Makan Pisang & 9 Jenis Ini Saat Perut Kosong Jika Ingin Selamat

Reno Kusdaroji Minggu, 18 Juli 2021 | 15:22 WIB
ternyata buah pisang dapat mengurangi risiko stroke (pixabay)

 

BolaStylo.com - Beberapa penelitian membuktikan terdapat beberapa jenis makanan termasuk pisang yang ternyata tidak baik dikonsumsi saat kondisi perut kosong.

Analisis gabungan dari 15 diet terpopuler versi The American College of Cardiology, Heart Association, and Obesity Seciety pada tahun 2013 membuktikan hal ini.

Pada dasarnya, hasil semua penelitian itu menyarankan untuk banyak makan sayur, menghindari tambahan gula, dan mengurangi konsumsi makanan olahan.

Namun, ada satu masalah penting yang sering dilupakan yaitu fakta bahwa beberapa makanan sesehat apapun tetap tidak boleh dimakan dalam kondisi perut kosong.

Dilansir BolaStylo dari Bright Side, berikut ini kami hadirkan produk-produk sehat termasuk pisang yang tidak disarankan dikonsumsi saat sarapan atau perut kosong.

Baca daftar ini sampai akhir untuk menemukan dua poin bonus tentang produk yang sebenarnya baik dikonsumsi saat perut kosong dan diet yang sebenarnya sangat sehat.

Baca Juga: Manfaat di Balik Campuran Kopi Susu, Nutrisi Satu Ini Justru Hilang!

1. Pisang

ternyata buah pisang dapat mengurangi risiko stroke

Meski ada diet khusus 'The Morning Banana Diet' yang menganjurkan makan pisang untuk sarapan, ternyata ini terbukti tak terlalu baik.

Memang benar, pisang kaya akan potasium, serat, dan magnesium yang bagus bagi tubuh.

Tapi perlu diingat jika pisang juga mengandung banyak gula yang tinggi dan asam.

Makan makanan yang mengandung asam dengan perut kosong dapat menyebabkan masalah pada usus.

Sementara mendapat asupan gula di pagi hari akan mendatangkan rasa kantuk dan kehabisan energi lebih cepat.

Oleh karena itu, disarankan untuk mencampurkan pisang dengan makanan lain.

Baca Juga: Diet Tahu Tempe Turunkan 47kg dengan Mudah & Aman, Wanita Ini Buktinya

2. Yogurt

Ilustrasi Yogurt

Terlepas dari fakta yogurt dengan buah menyehatkan dan mampu menurunkan berat badan, tak semua jenis yogurt pilihan yang baik.

Yoghurt yang tersedia secara komersial penuh dengan gula tambahan serta yogurt 0% lemak.

Demi mengkompensasi hilangnya lemak dalam yogurt non-lemak, pemanis buatan ditambahkan.

Akhirnya, tidak semua yogurt mengandung cukup protein.

Pilihan teraman adalah memilih yogurt ala Yunani polos dan mempermanisnya sendiri dengan madu atau buah

Baca Juga: Hal Sepele Tapi Berbahaya - Makan Lele Berlebihan Sebabkan Kematian!

3. Oatmeal yang sudah dicampur sebelumnya

Ilustrasi Oatmeal

Oatmeal adalah pilihan yang sangat sehat untuk sarapan, karena gandum tinggi serat, vitamin, protein, dan tidak mengandung gluten.

Namun, paket oatmeal instan memiliki banyak tambahan gula, garam, dan pewarna buatan.

Jika Anda benar-benar tidak punya waktu untuk menyiapkan oat biasa, pilih saja oat instan polos tanpa pemanis dan perhatikan pengawet dan kandungan seratnya.

Baca Juga: Wajib Minum Air Putih Saat Bangun Tidur! Manfaatnya dari Ujung Rambut Sampai Kaki

4. Sayuran hijau mentah

Ilustrasi sayuran hijau dapat meningkatkan imun

Meskipun sayuran pada umumnya sehat, memakannya dengan perut kosong dapat menyebabkan iritasi pada sebagian orang.

Bahkan makan sayuran hijau apalagi yang mentah dalam kondisi perut kosong dapat menyebabkan gas, kembung, dan sakit perut.

Salah satu alasannya adalah serat tidak larut yang terkandung dalam sebagian besar sayuran hijau yang harus dihindari oleh orang-orang dengan masalah pencernaan.

Baca Juga: Makan Semangka yang Disimpan 2 hari di Kulkas Bisa Bikin Sakit Serius! Begini Cara Mencegahnya

5. Tomat

Ilustrasi tomat

Pda dasarnya tomat kaya akan nutrisi dan vitamin, rendah kalori, dan bergizi.

Namun tomat tidak boleh dikonsumsi dengan perut kosong karena dapat menyebabkan sakit perut dan ketidaknyamanan umum.

Mirip dengan beberapa sayuran hijau, tomat mengandung zat terlarut yang bisa menyebabkan reaksi dengan asam lambung.

Baca Juga: Diet Air Putih - Cara Turunkan 30kg dalam Sebulan dengan Mudah & Aman!

6. Buah jeruk

Ilustrasi jeruk, salah satu sumber vit C.

Makan buah jeruk saat perut kosong tidak disarankan dan harus dihindari oleh orang yang didiagnosis menderita diabetes atau mereka yang memiliki perut sensitif.

Buah-buahan tinggi asam seperti jeruk, lemon, limau, dan jeruk bali dapat berinteraksi secara negatif dengan cairan pencernaan kita dan menyebabkan iritasi, mulas, dan masalah lambung.

Selain itu, buah-buahan yang tinggi karbohidrat dapat meningkatkan kadar gula di pagi hari yang dapat berbahaya bagi penderita diabetes.

Jika Anda ingin meningkatkan kesehatan pencernaan Anda, disarankan untuk menambahkan kenari ke dalam rutinitas sarapan Anda.

Baca Juga: Hal Sepele Tapi Berbahaya - Bangun Tidur Minum Air Putih Sisa Semalam

7. Minuman dingin

Resep Punch Lemon, Minuman Dingin yang Sangat Spesial

Minum minuman dingin jenis apa pun saat perut kosong dapat menyebabkan iritasi pada lambung dan usus.

Terutama minuman berkarbonasi dingin, karena dapat menyebabkan kembung dan perasaan tidak nyaman secara umum di perut.

Disarankan untuk minum segelas air putih hangat di pagi hari sebelum sarapan karena meningkatkan pencernaan, sirkulasi, dan membantu menurunkan berat badan.

Baca Juga: Hal Sepele Tapi Berbahaya - Bangun Tidur Minum Air Putih Sisa Semalam

8. Buah pir

Buah pir memiliki banyak manfaat kesehatan, di antaranya untuk gigi dan mulut.

Pada umumnya buah pir merupakan camilan sehat yang penuh dengan vitamin, potasium, dan rendah kalori.

Meski begitu, laporan penelitian menyarankan untuk menghindari makan buah pir untuk sarapan pagi atau saat perut kosong.

Buah pir mengandung serat kasar yang dapat merusak selaput lendir lambung yang halus saat dimakan saat perut kosong. Terutama buah pir yang keras.

Namun, hal ini bukan berarti bahwa Anda harus menghindari buah pir sama sekali.

Pasalnya, fakta beberapa penelitian menunjukkan bahwa orang yang makan buah pir cenderung tidak mengalami obesitas dan cenderung memiliki pola makan yang lebih berkualitas.

Baca Juga: Takut Dehidrasi Mending Banyak Minum Air Putih? Salah, Itu Justru Membawa Kematian

9. Sereal

Ilustrasi sereal

Semangkuk sereal mungkin merupakan makanan yang nyaman untuk dimakan untuk sarapan, tetapi jumlah besar gula dan karbohidrat olahannya buruk untuk Anda.

Meskipun terasa mengenyangkan pada awalnya, sereal akan meningkatkan kadar gula darah dan insulin Anda.

Beberapa jam kemudian, Anda akan mulai mengidam makanan ringan saat gula darah Anda turun.

Sebuah studi 2013 membandingkan orang dewasa gemuk yang melewatkan sarapan dengan mereka yang makan sereal dan mereka yang mengonsumsi telur untuk sarapan.

Partisipan yang mengonsumsi sarapan berprotein tinggi dengan telur merasa kenyang lebih lama dan lebih sedikit menginginkan camilan dibandingkan dua kelompok lainnya.

Pikirkan hal ini saat Anda mencoba memutuskan antara makan telur goreng atau sereal untuk sarapan.

Baca Juga: Stop Makan Tahu! Jika Anda Punya Kondisi Ini, Bisa Meracuni Tubuh

10. Smoothie

Ilustrasi smoothies pisang

Tidak ada salahnya sarapan dengan smoothie, tapi hanya jika itu seimbang dan dikombinasikan dengan makanan lain.

Lebih sering daripada tidak, smoothie Anda mungkin terlalu rendah kalori dan protein karena hanya mengandung karbohidrat yang kebanyakan bersumber gula.

Untuk mengatasi masalah ini, hindari mempermanis smoothie Anda dan temukan cara untuk menambahkan protein dan lemak ke dalamnya seperti yogurt atau alpukat.

Sebagai alternatif, Anda dapat meminum smoothie bersama telur orak-arik.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by BolaStylo (@bolastylo)



Source : brightside.me
Penulis : Reno Kusdaroji
Editor : Reno Kusdaroji
Video Pilihan